Medan – Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara menggelar kuliah umum yang mengangkat tema strategi pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis potensi lokal. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor usaha masyarakat.
Kuliah umum tersebut menghadirkan Bupati Kabupaten Serdang Bedagai, Darma Wijaya, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya optimalisasi potensi lokal sebagai kekuatan utama dalam mengembangkan UMKM yang berdaya saing.
Bapak Darma Wijaya menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional, khususnya di daerah. Menurutnya, pengembangan UMKM harus berbasis pada keunggulan lokal, baik dari sisi produk, budaya, maupun sumber daya alam.
“Potensi lokal harus menjadi identitas utama UMKM agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya inovasi, digitalisasi, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah dan perguruan tinggi, dalam memperkuat ekosistem UMKM.
Pihak UMSU menyatakan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan bagian dari kontribusi akademik dalam menjawab tantangan ekonomi saat ini. Kampus tidak hanya menjadi pusat pendidikan, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan yang mendorong pemberdayaan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan dapat memahami secara langsung dinamika pengembangan UMKM serta mampu berkontribusi dalam menciptakan solusi berbasis keilmuan.
Kuliah umum dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026, pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU. Kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari peserta yang terdiri dari mahasiswa dan civitas akademika.
Dengan terselenggaranya kuliah umum ini, diharapkan lahir gagasan dan inovasi baru dalam pengembangan UMKM berbasis potensi lokal. Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dinilai menjadi kunci dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

